Gresik - Puluhan orang yang mengatasnamakan Pusat Demokrasi dan Kemanusiaan (PuDaK), Rabu (16/2/2011), menggelar unjuk rasa di kantor Bupati Gresik. Mereka mempertanyakan beras untuk masyarakat yang didistribusikan kepada warga, mulai dari kualitas yang dinilai tidak layak konsumsi, hingga masalah pendataan rumah tangga miskin sasaran penerima manfaat. Koordinator PuDaK, Farid Abdillah menyatakan, beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang ada di Gresik tidak memenuhi standar kualitas dan tidak layak dikonsumsi warga. “Kami menemukan penyimpangan kualitas beras, harga beras, ukuran, dan pendistribusian yang tak tentu waktunya,” kata Farid. Peserta aksi lainnya, Nurul Hidayah, mencontohkan, di Kecamatan Duduksampean, warga hanya menerima beras raskin 5 kilogram per rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM). Harga jual raskin Rp 1.800-Rp 2.000 per kg dari harga resmi Rp 1.600 per kg. Di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, pembagian beras raskin tidak berlabel Bulog dengan berat 50 kilogram per zak dari normalnya Rp 15 kg. Jatah raskin dibagi ke tiga keluarga. Setiap RTSPM menerima 5 kg raskin dengan harga Rp 1.700 per kg. PuDaK mendesak Pemkab Gresik segera membenahi penanganan raskin maupun standar kualitasnya. Warga seharusnya menerima raskin dengan broken (patahan) 20 persen, menir 2,5 persen, dan drajat sosoh 90 persen. “Kami menuntut Pemkab Gresik mendata ulang keluarga miskin dengan melibatkan warga agar raskin tepat sasaran,” ujar Nurul. Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Gresik, Achmad Nuruddin menyatakan, aspirasi PuDak akan segera disampaikan kepada bupati dan ditindaklanjuti termasuk memperbaharui penanganan raskin. Sebelumnya pada Desember 2010, sebanyak 54.414 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) mendapatkan tambahan satu kali dari raskin rutin bulanan sebagai upaya mengurangi beban rumah tangga miskin (RTM) dalam memenuhi kebutuhan pokok. Setiap RTSPM mendapat jatah 15 kg raskin dengan menebus Rp 1.600 per kg atau total Rp 24.000. Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Surabaya Utara, Iskak, menuturkan, kemasan raskin 50 kg hanya sebanyak 600 ton jatah raskin untuk bulan Februari. “Sebagai kompensasi, Bulog telah membagikan 30.000 kresek. Beras raskin masih sesuai standar karena itu masih kualitas medium. Jangan dibandingkan untuk beras super,” kata Iskak.(Surya.co.id) |
Kantor Pusat : Jl.Raden Rahmat No. 17 Setrohadi, Duduksampeyan Gresik 61162 Sekretariat : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo Perum. Alam Bukit Raya Blok C3 No.7A Gresik 61121 Contact Person : 08123176914, 085231311555
PUDAK
DIMANAPUN, KAPANPUN, DAN BAGAIMANAPUN... KAMI AKAN TETAP BERSUARA!!!
Thursday, February 17, 2011
Warga Gresik Demo Raskin Tak Layak Konsumsi
Labels:
Arsip media
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment